MEDAN, 11 Oktober 2026 — SD Edu
Global School Medan turut mengambil bagian dalam peringatan Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Kebun Bunga, Medan, pada Minggu
(11/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa serta membangun lingkungan yang lebih
peduli, inklusif, dan bebas dari stigma terhadap persoalan kesehatan mental. Kegiatan
yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
(PDSKJI) Cabang Sumatera Utara bersama berbagai mitra ini menjadi ruang edukasi
sekaligus wadah partisipasi masyarakat dalam menyuarakan pentingnya menjaga
kesehatan jiwa. Berbagai kegiatan edukatif dan layanan kesehatan turut
memeriahkan acara tersebut. Dalam kesempatan ini, SD Edu Global School Medan
mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk berpartisipasi melalui dua penampilan,
yaitu singing atau menyanyi dengan lagu berjudul “Rukun Sama
Teman” serta English speech atau pidato dalam bahasa Inggris.
Kedua penampilan tersebut menjadi bentuk partisipasi aktif siswa dalam
menyampaikan pesan positif mengenai pentingnya hubungan sosial yang sehat,
sikap saling menghargai, dan kepedulian terhadap sesama.
Menanamkan Nilai
Persahabatan dan Kepedulian Sejak Dini
Melalui lagu “Rukun Sama Teman”, siswa-siswi SD Edu Global School Medan menyampaikan pesan bahwa hidup rukun, saling menghormati, tidak melakukan perundungan, serta mampu menyelesaikan perbedaan dengan cara yang baik merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi anak. Lingkungan pertemanan yang positif dapat membantu anak merasa diterima, dihargai, dan memiliki tempat untuk berbagi cerita. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendukung kesejahteraan psikologis anak, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, penampilan English speech menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, melatih kemampuan berkomunikasi, dan menunjukkan keberanian berbicara di hadapan publik. Keikutsertaan dalam kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk mengembangkan rasa percaya diri, mengelola rasa gugup, serta belajar mengekspresikan diri secara positif.
Membangun Kepercayaan Diri dan Kesadaran Kesehatan Jiwa
Partisipasi SD Edu Global School Medan dalam peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tidak hanya berfokus pada penampilan siswa di atas panggung, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa sejak usia dini. Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari tumbuh kembang anak. Anak perlu mendapatkan dukungan untuk mengenali dan mengungkapkan perasaannya, membangun hubungan yang sehat, menghadapi tantangan, serta mencari bantuan dari orang dewasa tepercaya ketika mengalami kesulitan.Melalui pengalaman tampil di depan publik, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam menunjukkan potensi yang dimiliki. Pada saat yang sama, mereka juga belajar bahwa setiap individu memiliki perasaan yang perlu dihargai dan bahwa meminta bantuan ketika menghadapi kesulitan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti atau dianggap sebagai kelemahan.Upaya ini sejalan dengan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman secara emosional, mendukung perkembangan sosial, serta memberikan ruang bagi setiap anak untuk bertumbuh sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.
Komitmen SD Edu Global School Medan
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, SD Edu Global School Medan berharap siswa-siswinya dapat berkontribusi dalam menyebarkan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa, membangun persahabatan yang sehat, dan menciptakan lingkungan yang saling mendukung. Sekolah juga berharap pengalaman tersebut dapat menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan mental diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Partisipasi ini menjadi salah satu wujud komitmen SD Edu Global School Medan dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan psikologis peserta didik. Sebab, anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh dukungan, dan menghargai perasaan satu sama lain memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi dirinya secara optimal.
