SD Edu Global School terus berkomitmen membangun lingkungan sekolah yang positif, nyaman, dan berkarakter melalui pembiasaan budaya 6S, yaitu senyum, salam, sapa, salim, sopan, dan santun. Budaya ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi diterapkan secara nyata dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi seluruh warga sekolah.
Penerapan budaya 6S melibatkan seluruh stakeholder SD Edu Global School, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, hingga pihak yayasan. Setiap individu memiliki peran penting dalam mencontohkan dan membiasakan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai 6S, sehingga tercipta suasana sekolah yang ramah, harmonis, dan penuh rasa saling menghargai.
Dalam praktiknya, pembiasaan 6S terlihat sejak siswa memasuki gerbang sekolah. Sambutan dengan senyum, salam, dan sapa menjadi kebiasaan yang mempererat hubungan antarwarga sekolah. Sikap salim kepada guru dan orang yang lebih tua juga ditanamkan sebagai bentuk penghormatan, sekaligus menumbuhkan nilai sopan dan santun dalam berinteraksi.
Budaya 6S ini secara konsisten dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar maupun di luar kelas. Guru tidak hanya mengajarkan nilai-nilai tersebut melalui teori, tetapi juga melalui keteladanan. Dengan melihat contoh langsung dari para pendidik dan tenaga kependidikan, siswa lebih mudah memahami dan menginternalisasi perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui penerapan budaya 6S yang melibatkan seluruh stakeholder, SD Edu Global School berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter mulia. Lingkungan sekolah yang menjunjung tinggi senyum, salam, sapa, salim, sopan, dan santun menjadi fondasi penting dalam mencetak peserta didik yang berakhlak baik dan siap menghadapi tantangan masa depan.
.jpeg)