Pembiasaan dan pembangunan karakter merupakan bagian penting dalam proses pendidikan di SD Edu Global Medan. Sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, dan nilai-nilai moral yang tertanam dalam keseharian siswa. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut diterapkan melalui kegiatan pembiasaan disiplin waktu di lingkungan sekolah.
Dalam praktiknya, SD Edu Global Medan menerapkan aturan bagi siswa yang datang terlambat ke sekolah. Namun, pendekatan yang digunakan tidak semata-mata berupa sistem poin atau hukuman konvensional. Sekolah mengembangkan bentuk punishment yang bersifat edukatif dan bermakna, yaitu dengan setoran hafalan surah bagi siswa yang terlambat datang.
Melalui setoran hafalan surah, siswa diajak untuk menjadikan keterlambatan sebagai momen refleksi dan pembelajaran. Anak-anak tidak hanya menyadari pentingnya datang tepat waktu, tetapi juga mendapatkan tambahan nilai spiritual melalui hafalan Al-Qur’an. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dari dalam diri siswa, bukan karena rasa takut terhadap hukuman semata.
Program ini juga menjadi sarana pembiasaan positif dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Secara tidak langsung, siswa terbiasa mengulang dan menambah hafalan surah, sekaligus melatih kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab atas aturan yang telah disepakati bersama. Guru berperan aktif dalam membimbing dan memastikan pelaksanaan berjalan dengan pendekatan yang humanis dan mendidik.
Dengan mengombinasikan sistem poin dan setoran hafalan surah, SD Edu Global Medan menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter siswa secara holistik. Pendidikan karakter yang diterapkan tidak hanya berdampak pada perilaku di sekolah, tetapi juga diharapkan terbawa hingga kehidupan sehari-hari anak di rumah dan lingkungan masyarakat. Inilah wujud pendidikan yang menyeimbangkan antara disiplin, nilai spiritual, dan pembentukan karakter sejak usia dini.
